Pesona Kuil Dewi Kwan Im dan Pemandian Karang Anyar di Pematangsiantar
Akhir pekan ini saya kembali ngetrip bersama kawan-kawan komunitas saya ke Kota Pematangsiantar. Ini adalah kunjungan kesekian kalinya saya ke kota ini. Kota Pematangsiantar adalah kota terbesar kedua di Sumatera Utara. Lokasinya cukup jauh, sekitar 3 jam perjalanan dari Medan. Bisa dibilang Pematangsiantar adalah kota transit para wisatawan terutama yang akan berkunjung ke wilayah Danau Toba.
Sebenarnya tujuan utama kami ingin bersilaturahmi dengan komunitas pecinta alam yang lain yang ada di sekitar sana. Seperti biasa, kalau pergi jauh rasanya sia-sia juga kalau ga sekalian jalan-jalan. Kali ini kami mengunjungi dua tempat wisata saja.
Pertama kami mengunjungi Pemandian Alam Karang Anyar. Dari namanya mungkin seperti nama wilayah di daerah Jawa. Di Sumatera Utara, Karang Anyar memang terkenal sebagai wilayah dimana terdapat pemandian alam yang sangat besar dan luas. Lokasi tepatnya sebenarnya bukan termasuk wilayah Pematangsiantar, tapi di wilayah Kabupaten Simalungun tepatnya Kecamatan Gunung Maligas. Di akhir pekan, pemandian ini ramai dikunjungi para wisatawan lokal. Airnya yang bening dan sejuk membuat kita bisa menikmati liburan yang menyenangkan di sana.
Suasana Pemandian Karang Anyar
Kedalaman air di Pemandian Karang Anyar cukup dalam mencapai sekitar 2 meter. Jadi bagi anak-anak ataupun yang tidak bisa berenang, di sana disediakan ban untuk disewakan. Selain itu di sana juga disediakan pondok-pondok sebagai tempat bersantai dan juga ada warung makan untuk penyelamat di kala lapar.
Setelah puas mandi dan bersantai di Pemandian Karang Anyar, selanjutnya kami pergi ke Vihara Avalokitesvara. Yang menarik dari vihara ini adalah terdapat Patung Dewi Kwan Im yang besar di sana. Buat yang suka nonton kera sakti pasti tahu Dewi Kwan Im yang selalu menolong Biksu Tom Sam Cong dalam menjalani tugasnya mencari kitab suci.
Pintu gerbang yang didesain seperti kuil di China
Kuil Patung Dewi Kwan Im ini merupakan patung Dewi Kwan Im tertinggi di Asia Tenggara. Patung setinggi 22,8 meter ini didirikan di Vihara Avalokitesvara yang berlokasi di pusat kota Pematang Siantar, tepatnya di Jalan Siposo-poso. Nama vihara ini merupakan sebutan Dewi Kwan Im yang berarti mendengar suara dunia. Patung yang diimpor langsung dari China ini dibangun selama hamper 3 tahun, dan kemudian diresmikan pada tanggal 15 November 2005.
Tampak bangunan Kuil Dewi Kwan Im dari kejauhan di belakang saya.
Walaupun tempat ini dibuat sebagai tempat ibadah umat budha, tetapi karena keunikannya menjadi tempat menarik yang banyak dikunjungi oleh para wisatawan semua umat. Tidak hanya patung Dewi Kwan Im, di sana juga terdapat lonceng raksasa dan patung 12 shio. Ketika tiba di sana, arsitektur bangunannya membuat kita merasa berada di negeri China.
Patung Dewi Kwan Im
Komentar
Posting Komentar