Explore Sidamanik, Puncak-nya Sumatera Utara
Wah, sudah lama sekali aku tidak bercerita di blog ini.
Padahal masih banyak sekali perjalanan yang belum aku ceritakan. Baiklah untuk
cerita selanjutnya aku akan menceritakan pengalamanku bersama teman-teman
komunitas SALAM saat mengeksplore daerah Sidamanik. Trip ini merupakan trip
kedua yang diadakan teman-teman SALAM. Kalau kalian masih ingat, perjalanan
pertama sudah pernah saya ceritakan yaitu ke Negeri Suah. Kalau belum tahu,
kalian bisa baca di sini.
Sebenarnya sebelumnya saya sudah sempat ke Sidamanik sejenak
bersama mahasiswa-mahasiswaku dan saat itu aku mampir sebentar ke kebun teh. Ya,
Sidamanik terkenal dengan kebun teh milik PT. PN yang terbentang luas di daerah
ini. Makanya waktu aku ke Sidamanik, aku jadi teringat puncak Bogor yang penuh
dengan bentangan kebun teh.
Setelah sebulan lebih dalam komunitas SALAM, waktu itu mulai
timbul konflik internal dan terus terang saja aku terlibat dalam konflik
tersebut. Akibat konflik tersebut, beberapa orang anggota keluar dari komunitas
kami. Namun konflik bukanlah alasan untuk mengakhiri apa yang telah kita bangun bersama. Dan untuk menguatkan kembali ikatan persahabatan kami, maka kami
mengadakan trip ini. Satu lagi, di trip kali ini kami sepakat menggunakan baju komunitas yang pertama kali yaitu kaus biru.
Di luar masalah yang ada, pada saat trip ini berlangsung
kami tetap bersenang-senang bersama teman-teman komunitas yang memutuskan untuk
tetap bertahan dan kami juga mengajak beberapa teman di luar komunitas kami
untuk bersama-sama ikut trip ini. Dan cukup banyak juga dan bahkan lebih banyak
orang yang ikut dalam trip kedua ini dibandingkan trip pertama. Hampir 20 orang
kalau saya tidak salah ingat. Oleh karena itu kami menyewa angkot untuk
perjalanan waktu itu dan ada juga yang naik sepeda motor karena tidak angkot
tidak muat untuk semua orang yang ikut.
Kami berangkat dari Medan sekitar tengah malam karena banyak
target lokasi yang ingin kami kunjungi. Untung saja kami naik angkot, jadi aku
bisa tidur di dalam perjalanan. Tapi, tentu saja tidak semudah tidur di kos
karena selalu aja ada orang yang tidak bisa tidur terus sengaja
berisik-berisik, mengganggu kami agar tidak tidur. Hahaha..., memang agak
nyebelin tapi mungkin itu bagian dari keseruan perjalanan kami ini.
Singkat cerita kami sampai di lokasi perkebunan teh Sidamanik
di waktu subuh. Setelah terang, kami pun langsung mengeluarkan senjata kami
yang tak lain dan tak bukan adalah kamera dan hp untuk selfie dan foto-foto di
sekitar perkebunan Sidamanik itu.
Gambar 1. Kebun Teh Sidamanik
Ada salah satu lokasi menarik di tengah kebun teh Sidamanik
dan itulah lokasi yang kami rencanakan. Ada informasi bahwa ada danau di tengah
kebun teh itu. Beberapa kami membayangkan danau tersebut luas dan bersih, bisa
buat mandi-mandi. Namun ternyata setelah dilihat dari dekat bukanlah danau yang
kami bayangkan sebelumnya tapi hanya sebuah kolam ikan lebih tepatnya. Yah,
walaupun jauh dari yang kita bayangkan tetapi menurutku cukup bagus dan unik untuk
jadi background foto. Bahkan waktu aku posting foto di lokasi itu banyak juga folowerku
yang menyukainya dan berkomentar positif bahkan ada yang ingin tahu lokasinya
itu dimana. Ada juga orang Siantar yang bahkan baru tahu ada kolam luas di
tengah perkebunan teh Sidamanik.
Gambar 2. Kolam di tengah Perkebunan Teh Sidamanik.
Selain ke sekitar perkebunan teh dan kolam itu, kami juga
mengunjungi pemandian alam yang cukup dikenal di sana yaitu Pemandian Alam Bah
Damanik. Namanya juga ke pemandian, jadi di sana kami pasti mandi-mandi. Dan di
tengah yang lain mandi-mandi, aku foto-foto selfie di sekitar kolam yang
pemandangannya juga cukup bagus.
Gambar 3. Pemandian Alam Bah Damanik.
Setelah selesai mandi-mandi di pemandian Bah Damanik, kami
meneruskan ke lokasi berikutnya yaitu Air Terjun Bahbiak yang juga masih berada
di sekitar perkebunan teh Sidamanik. Air terjun Bahbiak cukup tinggi dan di
situ juga kita bisa mandi-mandi. Dan saranku sih kalau ke sana mesti nyobain mandi
deh. Seger banget apalagi airnya langsung mengalir dari air terjun.
Gambar 4. Air Terjun Bahbiak
Komentar
Posting Komentar